Layu Tak Berkembang


Bumi menuju masa yang sangat kelam. masa dimana semua yang ada didalamnya akan rusak. bukan hewan dan juga bukan tumbuhan yang menjadi penyebabnya. kitalah manusia yang mengakibatkan segala kerusakan yang ada di muka bumi. dengan segala kelebihan yang kita miliki, hanya menjadi sia - sia saat semua itu digunakan untuk kepentingan umat namun dengan cara yang merusak keseimbangan alam.

saat kita membicarakan perihal kerusakan alam, kerapkali kita mengambil hutan di Kalimantan sebagai contohnya. Save Our Borneo (SOB) sebagai lembaga peduli lingkungan menyatakan bahwa dalam sepuluh tahun terakhir, kerusakan hutan yang terjadi di Kalimantan adalah sebesar 864.000ha pertahun atau 2,16% dari luas keseluruhan Pulau Kalimantan. kalau ini terus berlanjut makan tidak lebih dari 50 tahun yang akan datang, Indonesia akan memiliki sebuah "gurun" bernama Gurun Kalimantan. ironis saat kita melihat banyak pihak yang menjadi kaya mendadak setelah berbisnis kayu dari Kalimantan.

salah satu kekayaan hutan yang ada dan banyak dicari adalah Kayu Ulin atau Kayu Besi. Tinggi pohon ini bisa mencapai 35 meter. kekuatannya tidak perlu diragukan lagi. karenanya kayu ini banyak digunakan oleh penduduk asli Kalimantan untuk membangun rumah di wilayah rawa maupun perairan.

peneliti bidang silvikultur badan penelitian dan pengembangan (balitbang) kehutanan balai penelitian Banjarbaru Kalimantan Selatan, Sudin Panjaitan, mengatakan bahwa populasi Ulin (Eusideroxylon zwageri) di Kalimantan, khususnya Kalimantan Selatan hanya tinggal 20% dari jumlah yang ada sekitar 40 tahun yang lalu. Ulin termasuk vegetasi yang berkembang lambat karena dalam waktu satu tahun Ulin hanya memiliki diameter tidak lebih dari 1 cm. berbeda dengan meranti yang bisa mencapai 1,5 cm s/d 2 cm. karena perkembangannya yang lambat, sangat jarang ada pihak yang mau membudidayakannya. membutuhkan waktu yang lama untuk mengambil Kayu Ulin untuk ditebang. saat ini Ulin masih dapat dijumpai di beberapa daerah seperti Asam - asam, Kabupaten Tanah Laut, daerah aliran Sungai Riamkanan di Kabupaten Banjar, Kabupaten Kotabaru, dan sepanjang di Pegunungan Meratus. disetiap satu hektar hanya bisa ditemui belasan Pohon Ulin.

Penebangan yang tidak bertanggung jawab ibarat Bunga Layu Tak Berkembang. setiap pohon yang sudah ditebang hanya dibiarkan begitu saja. tidak ada upaya untuk reboisasi dan menanam kembali pohon yang sudah ditebang. andai ada upaya nyata untuk memperbaiki keseimbangan alam tersebut, mungkin banjir besar akibat meluapnya sungai satui, sungai danau, dan sungai kitnap yang melanda Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan tidak akan terjadi. kita mengambil dari alam dan sudah menjadi kewajiban kita juga untuk memperbaharui apa yang sudah kita ambil. berbeda dengan barang tambang, tumbuhan seperti Pohon Ulin ini bisa ditanam kembali. meskipun membutuhkan waktu yang cukup lama, tanaman bisa tumbuh dengan sendirinya.

marilah kita sadar diri dan bangun kembali hutan Kalimantan sebagai paru - paru dunia. keindahan dan kekayaan yang sudah diberikan oleh Tuhan haruslah kita jaga baik - baik. jangan kita menukar semua itu dengan sepeser uang yang akhirnya akan habis juga. uang hanya memberikan kepada kita sebanyak nilai yang tertera di atasnya. berbeda dengan alam yang mampu memberikan kepada kita segalanya dengan cuma - cuma. cintailah alam kita dengan hal yang paling sederhana terlebih dahulu seperti membuang sampah pada tempatnya. ayo kita kembangkan hutan Kalimantan yang telah layu dan biasakan diri untuk hidup bersahabat dengan alam.

SUMBER KUTIPAN :

www.tempointeraktif.com

www.kapanlagi.com

www.kompas.com



5 comments:

Miss Rinda said...

duhh sedih banget denger kalimantan makin layu hutannya T__T
susah banget ya bisa sadar sama alam,pasti pikirannya "Masih banyak inilah", belom abis pasti bakal terus2an -_-
ow ow ini sektor biru toh,,kenapa ganti blog ^_^

Bobby Setyawan said...

iya. tapi aq pernah denger ada program dmana kita bisa beli bibit yg nantinya akan ditanamkan dgn nama kita pohonnya di kalimantan. iya aq mau pake nama asli aja miss,.
http://www.sektor-biru.co.cc sudah tidak akan di update lagi. :)
ohya,facebooknya udah diapprove,thanks ya kawan...

Fairysha said...

wah, ikutan lomba ini yah,,,hmm,,,mudah2an menang ya, bob,,, ^_^

Fairysha said...

Boby,,ada award untukmu di blogku di www.bungarumputdipadangilalang.blogspot.com. diambil yaaa,,, :)

cs said...
This comment has been removed by the author.

Post a Comment